Senin, 09 April 2012

PENTINGNYA SHORT COURSE WAWASAN KEBANGSAAN BAGI MAHASISWA INDONESIA


Semua itu berkaitan dengan konsep sebuah bangsa dalam menyejahterakan rakyatnya, dan tergantung kepada kemampuannya -melalui pemudanya- dalam menyesuaikan diri terhadap berbagai perubahan yang selalu terjadi.Kualitas atau kadar rasa kebangsaan seseorang sangat dipengaruhi diantaranya oleh faktor “mental kebangsaan” dan “intelektual kebangsaan”. Mental kebangsaan yaitu memuat nilai-nilai yang sangat manusiawi, seperti peduli terhadap masa depan pemuda dan mencintai generasi penerus bangsa. Selanjutnya, Intelektual kebangsaan memuat nilai kreatif untuk memikirkan dan menemukan solusi terbaik bagi permasalahan kepemudaan, selalu berpikir jernih dan berpikir pembaharuan.

Tulisan ini akan memberikan penekanan pada peran yang akan dimainkan oleh generasi muda yang tengah belajar di Luar Negeri yang nantinya diharapkan kembali ke tanah air untuk bersama-sama membangun dan menyejahterakan bangsa tercinta. Aspek lokalitas “Luar Negeri” menjadi penting sebagai botton line penulis dalam menggagas, kenapa short course wawasan kebangsaan dibutuhkan bagi mereka. Apa kolerasi gagasan tersebut dengan problematika kebangsaan kita, seperti masalah kesejahteraan rakyat, saat ini dan juga di masa mendatang.? Mahasiswa Luar Negeri dan Tawanan LokalitasMenjadi mahasiswa di luar negeri sesungguhnya tidak selalu mengasyikkan, sebagaimana yang dibayangkan oleh banyak orang. Banyak suka duka dan problematika hidup yang justeru mungkin lebih besar ketimbang mereka yang berada di dalam negeri. Dalam konteks kebangsaan umpamanya, bisa dibilang mereka yang berada di luar negeri, -apalagi jika telah puluhan tahun meninggalkan tanah air- jelas pemahaman kebangsaannya tidak seluas mereka yang di dalam negeri. Interaksi dengan realitas masyarakat yang menjadikan mahasiswa dapat secara langsung memerankan fungsi sosialnya, juga lebih dapat dijalankan oleh mereka yang berada di dalam negeri. Maka peran yang tampak dominan pada gerakan mahasiswa di luar negeri, sejatinya adalah hampir sebatas intelektual, dan jika pun menyentuh aspek sosial, ia cenderung teraktualisasi melalui wacana transformatif an sich. Namun, sekalipun demikian beberapa perbedaan yang penulis sebut barusan, tidak dalam rangka mengecilkan fungsi dan peran salah satu kelompok mahasiswa atas yang lainnya, melainkan guna memetakan persoalan dilematis yang dihadapi oleh mahasiswa tersebut –khususnya yang berada di luar negeri- dikarenakan kenyataan geografis yang memisahkan mereka dengan entitas tanah airnya.

Jumat, 30 Maret 2012

KATA BIJAK UNTUK KEKASIHKU


1. Aku tak pandai berpuisi karena bukan pujangga.        Aku tak pintar bersajak karena bukan penyair.aku        hanya bisa berkata “aku sayang kamu”

2. Saat cinta datang cobalah kita renumgi, anugerah     terindah tuhan untuk kita. Simpan cintaku dihatimu     dan akupun akan memetik bunga kasih nan indah.     Cinta ...satukan dua hati yang kian berbunga.

3. Cinta adalah nafas bagi kita, bila kita jauh kita akan     terasa sesak dan sakit didada dan disaat itu pula kita     akan merasa gila dibuatnya.

4. Cinta tak harus memiliki, karena cinta memiliki arti     tersendiri begitupun cintaku padamu, walau kau jauh     dariku, ku tak ingin berpisah denganmu.

5. Biarkanlah waktu berlalu karena waktu yang akan     menjawab cinta kita dalam heningnya malam     bersama angin yang berhembus ...

AKSI MAHASISWA : DEMO KENAIKAN HARGA BBM


Aksi unjukrasa yang menentang rencana pemerintah menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, diwarnai sejumlah kekerasan. Sebuah mobil pelat merah jenis toyota rush dirusak massa yang berdemonstrasi di Jalan Ahmad Yani, tepatnya depan Bank Panin. Sementara di depan kampus Universitas Haluoleo membakar sebuah pos jaga polisi. Di sekitar kampus Unhalu terdapat sejumlah pos polisi. Ini didirkan dalam rangka menjaga keamanan kampus yang senantiasa bergejolak. Namun, Kamis (29/3/2012) sore, salah satu pos polisi tersebut terbakar.
Di jalan H.E. Mokodompit itu pengunjukrasa juga sempat memblokir jalanan, sehingga tak satupun kendaraan bisa melintas –baik masuk maupun keluar kampus. Jalan diblokir menggunakan batang kayu yang dipasang melintang, disertai aksi pembakaran ban.

Orator BEM Unhalu, Ardin, menyatakan sengaja melakukan aksi boikot jalan untuk mengajak kawan-kawannya tidak kuliah melainkan ikut bersama-sama berdemonstrasi menentang kenaikan harga BBM.

Aksi boikot ini menimbulkan ketegangan karena mahasiswa lain dan masyarakat yang melintas di jalan tersebut tidak terima aksi menghalang-halangi jalanan. “Tolong biarkan kami melintas, kalo mau demo, silahkan tapi jangan merugikan kami yang mau lewat dong," ujar Ariyani, seorang ibu yang hendak melintas. Namun, mahasiswa tetap tidak mengizinkannya untuk melintas. Barulah ketika Ariyani berteriak dengan lantang "Saya mendukung aksi ini, biar kalian mau bakar pos polisi saya dukung. Jadi biarkan saya lewat."

Warga sekitar kampus, tetap beraktivitas seperti biasa. Mereka tidak terlihat ketakutan menyaksikan aksi demontrasi ini. Mereka berbondong-bondong ke jalan untuk menyaksikan aksi dari dekat."Saya sangat mendukung aksi demonstrasi ini. Yang penting untuk membela kepentingan rakyat kecil. Tapi tolong jangan melakukan aksi yang anarkis. Itu merugikan dan membuat masyarakat takut saja," tutur Faysal, seorang tukang ojeg.

Selama satu jam diblokir, jalan kembali dibuka untuk umum. Sejumlah siswa-siswa SMK Pertambangan yang sekolahnya dilintasi massa ikut bergabung menuju DPRD Sultra. Di sini mereka memaksa DPRD untuk melayangkan tuntutannya ke pusat. Massa diterima Ketua DPRD Sultra, Rusman Emba.

Sejauh ini belum ada tanggapan dari pihak kepolisian. Kabag Humas Polda Sultra AKBP Muh Fahrurrozi yang dihubungi kendarinews.com belum memberikan jawaban.

AKSI MAHASISWA : DEMO KENAIKAN HARGA BBM

PURWOKERTO, KOMPAS.com — Unjuk rasa 500-an mahasiswa di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Jumat (30/3/2012), menolak kenaikan bahan bakar minyak dengan memblokade perlintasan kereta api di selatan Stasiun Purwokerto berakhir ricuh.



Mahasiswa dipukuli dan ditendangi aparat keamanan yang telah bertahan sejak pukul 13.00.
Pantauan Kompas, sekitar pukul 17.00, ratusan petugas pengendali massa (Dalmas) dari Kepolisian Resor Banyumas dibantu petugas polisi khusus KA (Polsuska) mendatangi massa yang berkeras menduduki perlintasan KA. Mereka mencoba membujuk mahasiswa untuk menghentikan aksi karena sudah mengganggu fasilitas umum.

Namun, karena mahasiswa berkeras merapatkan barisan, polisi dengan pentungan akhirnya menyerbu mahasiswa dan membubarkan mereka secara paksa.
Puluhan mahasiswa dipukuli dan ditampar oleh polisi, beberapa di antaranya terluka memar dan lebam.
Banyak mahasiswa yang diseret dan dimasukkan ke mobil polisi.

Sabtu, 17 Maret 2012

SEPATAH KATA RENUNGAN : "PERTANYAAN YANG MENGUBAH DUNIA"


Bayangkan seorang pemuda bujangan yang bertemu gadis cantik nan menawan. Bila pemuda ini ingin tahu status gadis terakhir, pertanyaan apa yang harus diajukan, agar dua tujuan - tahu statusnya, dan ada simpati yang muncul - bisa dicapai melalui satu pertanyaan saja ?

Saya sering mengajukan pertanyaan ini di depan ribuan pemimpin. Terutama, untuk mengetahui, seberapa cermat orang menggunakan pertanyaan sebagai sarana ampuh kepemimpinan.

Pemimpin yang belum terlalu biasa menggunakan pertanyaan sebagai sarana kepemimpinan, sering memunculkan pertanyaan-pertanyaan yang bisa mengudang rasa tersinggung orang lain. Misalnya, 'mbak, apa sudah punya pacar ?'. Atau, 'mbak, sudah menikah belum ?'.

LATIHAN SEPAK BOLA


Seperti halnya pekan-pekan yang kemarin, pekan ini mahasiswa yang tergabung kedalam himpunan mahasiswa program studi pendidikan matematika universitas 19 November Kolaka akan mengadakan latihan bersama olahraga sepak bola di lapangan Konggoasa. Di mulai jam 6.00 s/d selesai. Jadi buat teman-teman yang berkeinginan untuk mengikuti latihan bersama ini kami menantikan kehadiharan kalian. Buat teman-teman mahasiswa matematika biarpun ini sekadar mengingatkan kalian, tapi tidak masalah kan, iya kan? Salam Matematika, sum the power science!

Jumat, 16 Maret 2012

PRINSIP-PRINSIP PENDIDIKAN KARAKTER


Pendidikan karakter harus didasarkan pada prinsip-prinsip sebagai berikut:
1.   Mempromosikan nilai-nilai dasar etika sebagai basis karakter
2.   Mengidentifikasi karakter secara komprehensif supaya mencakup pemikiran, perasaan, dan perilaku
3.   Menggunakan pendekatan yang tajam, proaktif dan efektif untuk membangun karakter